Selasa, 06 September 2016

DOWNLOAD JUDUL PTK FISIKA SMP KELAS 9 LENGKAP

DOWNLOAD JUDUL PTK FISIKA SMP KELAS 9-Jika sekarang bapak atau ibu guru sedang berencana mendownload Judul PTK IPA Fisika, maka Anda bisa mencarinya di situs online kami yang memang bertujuan memberikan bantuan pembuatan referensi Judul PTK Fisika kelas 9 lengkap  Tentukan judul dan tema PTK kelas 9 SMP yang ingin anda buat lalu hubungi kami. akan di bantu sampai jadi.

Sekarang banyak guru yang lebih memilih mencari contoh PTK SMP Kelas IX secara online. Bagi para guru yang tinggal di pelosok kabupaten sulit untuk mendapatkan buku penunjang pembuatan ptk mata pelajaran Fisika. Dengan adanya internet sekarang yang semakin luas jangkauannya referensi judul PTK lengkap sangat mudah untuk di download khususnya mereka yang tinggal di daerah bukan perkotaan.

Banyak judul PTK IPA Fisika yang dapat anda temukan  secara cepat di internet. Ada bermacam-macam judul yang membahas PTK IPA Fisika SMP Kelas 9 Lengkap. Mulai dari kelas 7 8 dan 9 SMP Penawaran harga yang bersaing pun bisa anda dapatkan dengan  mudah.

Laporan penelitian tindakan kelas ini membahas Mapel IPA Fisika yang diberi judul “Penerapan Model Ctl Dalam Peningkatan Pembelajaran Hukum Ohm Di Kelas IX C Smp Negeri 18 Cirebon, untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam kenaikan tingkat dari IV a ke IV b. Disini akan di bahas lengkap.

PTK ini bersifat hanya REFERENSI saja kami tidak mendukung PLAGIAT, Bagi Anda yang menginginkan file PTK IPA Fisika Kelas 9 SMP lengkap dalam bentuk MS WORD SIAP DIEDIT dari BAB 1 - BAB 5 untuk bahan referensi penyusunan laporan PTK dapat (SMS ke 0856-42-444-991 dengan Format PESAN PTK 144 SMP).


Download Judul PTK

ABSTRAK 


Penelitian yang berjudul Penerapan Model Group CTL Dalam Peningkatan Pembelajaran Hukum Ohm Siswa Kelas IX C SMP Negeri 18 Cirebon  dilator belakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa (nilai) download ptk fisika baik dalam ulangan harian, ulangan semester  maupun Ujian Akhir Sekolah, yaitu dibawah nilai Kriteria Ketuntasan Minal (6,0) 

Rendahnya prestasi siswa dimungkinkan salah satu adalah penggunaan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru masih berpusat pada guru, sehingga aktifitas siswa tidak optimal judul ptk kelas 9 Melalui penerapan CTL diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa belajar Fisika yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa

Subyek penelitian adalah siswa kelas IX C SMPN 18 Cirebon dengan jumlah laki-laki 16 orang dan perempuan 22 orang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa hasil observasi dan metode kuantitatif berupa hasil pra test dan pasca test. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, dan masing – masing siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi 

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil Dari data kuantitatif maupun data kualitatif dari siklus I ke siklus II. Hasil temuan kuantitatif terhadap prestasi belajar siswa meningkat dari rata-rata nilai 5,75 menjadi 7,26 atau mengalami peningkatan 26.48% sedangkan secara kelompok dari 6.98 menjadi 8,13 atau mengalami peningkatan 14,48%. penelitian tindakan kelas (PTK) Sedangkan hasil temuan kualitatif menunjukkan adanya peningkatan dalam hal perhatian, keberanian, kesungguhan, kemampuan dalam pembelajaran hukum Ohm. Berdasarkan temuan tersebut penerapan CTL hendaknya dapat digunakan dalam pembelajaran fisika, karena memiliki dampak yang sangat positif terhadap siswa yang rendah hasil belajarnya dan dapat mendorong siswa menjadi aktif di setiap proses pembelajaran. download judul ptk lengkap


Judul PTK Fisika Lengkap

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang 

Konsep fisika yang diajarkan di SMP masih bersifat dasar, oleh karena itu belajar fisika akan lebih menarik minat siswa jika menyajikannya bersifat konggrit dan melibatkan siswa secara aktif baik dari segi mental maupun fisik. Referensi judul PTK  Fisika Siswa belajar berdasarkan kegiatan  yang sesuai dengan tingkat perkembangannya. Tujuannya untguk lebih banyak membantu siswa menjelaskan peristiwa-peristiwa fisika yang terjadi dialam sekitar dan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran fisika di SMP memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan penyelidikan secara sistematis dan untuk memahami konsep, prinsip, hukum , serta teori berdasarkan fakta dialam yang akrab dengan kehidupan sehari – hari (Depdikbud 1997) Disitir Laksmi (2004;1)  dalam makalah Penelitian Tindakan Kelas. 

Keberhasil suatu sekolah dalam meraih mutu terbaik tergantung pada banyak hal. Akan tetapi yang paling penting adalah pada peran guru. Guru harus memiliki : pengorbanan sunguh-sunguh dalam mencapai tujuan pembelajaran, latar belakang pendidikan dan dukungan memadai, motivasi kuat, dan terampil. PTK Fisika Lengkap Sebagai seorang fasilitator, Nurhadi menhyatakan (2002;4) bahwa tugas guru adalah menfasilitasi agar informasi batu menjadi bermakna, memebrikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan dan menerapkan ide mereka sendiri, dan menyadarkan siswa untuk menerapkan strategi mereka sendiri. Agar informasi menjadi bermakna maka siswa harus dimotivasi  untuk aktif, sebab siswa adalah pusat dari kegiatan pembelajaran sehingga siswa harus dilibatkan dalam Tanya jawab yang terarah. 

Dalam pengajaran fisika banyak guru yang mengeluhkan rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan konsep fisika. Hal ini terlihat dari banyaknya kesalahan siswa dalam mengerjakan soal-soal dan rendahnya prestasi belajar siswa (nilai) baik dalam ulangan harian, ulangan semester maupun Ujian Akhir Sekolah. Judul-Judul PTK Fisika  SMP Padahal dalam pelaksanaan proses belajar mengajar dikelas biasanya guru memberikan tugas berupa latihan soal. Tetapi dalam pelaksanaannya latihan tidak sepenuhnya dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan konsep fisika. 

Berdasarkan data di SMP Negeri 18 Cirebon nilai mata pelajaran IPA kurang memuaskan terbukti dengan hasil UAS pada tahun 2006 rata-rata 5,0  dan tahun 2007 rata-rata 5,2. data ini menunjukkan ada kenaikan dari  5,0 menjadi 5,2 (naik 0,2) tetapi belum menunjukkan angka kenaikan yang bermakna. Download Fisika smp kelas IX

Rendahnya hasil pembelajaran seperti diatas dimungkinkan karena model mengajar yang digunakan oleh guru masih tradisional, tidak menggunakan model-model pembelajaran yang inovatif. Oleh karena itu harus ada perbaikan peningkatan. Salah satu upaya peningkatan adalah penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) PTK SMP lengkap.

Dari latar belakang tersebut diatas menunjukkan ketidak berhasilan menggunakan pembelajaran yang konservatif. Oleh karena itu penulis tertarik mengkaji penelitian dengan judul Penerapan Model CTL dalam peningkatan Pembelajarah Hukum Ohm siswa Kelas IX C SMP Negeri 18 Cirebon 

B. Rumusan Masalah Dan Pemecahannya 

1. Rumusan Masalah 
Dalam bagian ini penulis rumuskan masalah, sebagai berikut :
a. Adakah perhatian siswa terhadap pelajaran fisika dengan pembahasan Hukum Ohm  siswa kelas IX C SMPN 18 Kota Cirebon?
b. Adakah keberanian siswa untuk tampil menjawab soal di depan kelas (dipapan tulis) yang diberikan guru?
c. Adakah jawaban yang diberikan siswa terhadap soal-soal yang diberikan guru ?
d. Adakah kesungguhan dan kemampuan siswa mengajukan pertanyaan ?
e. Adakah kemampuan dan kejelian siswa untuk menghindari kesalahan menjawab  pertanyaan guru, yang memiliki tingkat kesukaran  hampir sama?
f. Adakah perhatian, cara, kesungguhan dan kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal yang tidak sulit. ?
g. Adakah perhatian, cara, kesungguhan dan kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal yang sulit. ?
h. Adakah  peningkatan jumlah siswa yang mengajukan pertanyaan, tangapan, komentar, saran dan kritik terhadap soal yang diberikan guru. 
i. Adakah siswa yang memeproleh peningkatan nilai dari soal sebelumnya ?
j. Adakah siswa yang memperoleh penurunan nilai dari soal sebelumnya. 
 
2. Pemecahan Masalah 
Pemecahan masalah penelitian tindakan kelas yang berjudul “Penerapan Model CTL dalam peningkatan Pembelajaran Hukum Ohm Siswa kelas IX C SMPN 18 Cirebon” adalah penerapan peningkatan Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran Hukum Ohm  untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran Hukum Ohm. Masalah yang akan dipecahkan dalam hal ini adalah peningkatan kualitas hasil pembelajaran dengan langkah-langkah sebagai berikut. 
a. Siswa dikelompokkan kedalam 8 kelompok.
b. Tiap kelompok melaksanakan praktikum Hukum Ohm
c. Setelah melaksanakan praktikum, tiap kelompok mengisi table pengamatan 
d. Tiap kelompk melakukan diskusi untuk mengisi LKS yang diberikan guru.
e. Setelah diskusi selesai, perwakilan dari kelompok mempresentasikan hasil diskusi. 
f. Guru memberikan reward bagi kelompok yang terbaik. 
g. Guru memberikan evaluasi 
h. Penutup. 

C. Tujuan Penelitian 

Penelitian ini tujuan untuk memperoleh gambaran lengkap tentang hal-hal sebagai berikut :
1. Peningkatan perhatian siswa pelajaran Hukum Ohm  siswa kelas IX C SMPN 18 Kota Cirebon?
2. Peningkatan keberanian siswa untuk tampil menjawab soal di depan kelas (dipapan tulis) yang diberikan guru?
3. Peningkatan jawaban yang diberikan siswa terhadap soal-soal yang diberikan guru ?
4. Peningkatan kesungguhan dan kemampuan siswa mengajukan pertanyaan ?
5. Peningkatan kemampuan dan kejelian siswa untuk menghindari kesalahan menjawab  pertanyaan guru, yang memiliki tingkat kesukaran  hampir sama ?
6. Peningkatan perhatian, cara, kesungguhan dan kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal yang tidak sulit. ?
7. Peningkatan perhatian, cara, kesungguhan dan kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal yang sulit. ? 
8. Peningkatan jumlah siswa yang mengajukan pertanyaan, tangapan, komentar, saran dan kritik terhadap soal yang diberikan guru. 
9. Peningkatan siswa yang memperoleh peningkatan nilai dari soal sebelumnya ?
10. Peningkatan siswa yang memperoleh penurunan nilai dari soal sebelumnya. 


D. Manfaat Penelitian 

Penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa, guru, peneliti dan sekolah :
1. Manfaat bagi siswa. Hasil penelitian ini akan sangat bermanfaat bagi siswa, yaitu siswa memiliki keberanian untuk bertanya, mengajukan gagasan dan mengembangkan kemampuan beragumentasi sehingga ada peningkatan prestasi .
2. Manfaat bagi guru. Dengan dilaksanakan penelitian tindakan kelas ini, guru dapat sedikit demi sedikit mengetahui strategi pembelajaran yang bervariasi yang dapat memperbaiki dan meningkatkan system pembelajaran di kelas. Disamping itu dengan  diberikan contoh tentang penelitian tindakan ini, guru akan  terbiasa melakukan penelitian kecil yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi perbaikan pembelajaran serta karir guru itu sendiri. 
3. Manfaat bagi peneliti lain : menjadi bahan rujukan, temuan, bandingan, kajian untuk melakukkan kegiatan seneliti selanjuitnya dan memberikan pertimbangan untuik salah satu model pembelajaran dalam proses KBM. 
4. Manfaat bagi sekolah : Hasil penelitian ini akan memberikan sumbangan yang baik pada sekolah itu sendiri dalam rangka perbaikan pembelajaran di kelas. 

E. Hipotesis Tindakan 

Menurut pendapat Ali (1993:31) “Hipotesis penelitian adalah jawaban sementara terhadap masalah yang diteliti, dirumuskan atas dasar terkaan penelitian. Jawaban sementara ini selanjutnya akan diuji dengan data yang dikumpulkan melalui penelitia”.
Berdasarkan uraian diatas  maka hipotesis ini adalah “JIka model CTL diterapkan dalam pembelajaran Hukum Ohm maka bermanfaat dalam peningkatan hasil belajar siswa Kelas IX C di SMP Negeri 18 Cirebon “

BAB II

KAJIAN PUSTAKA
A. Kajian Teori 
Pada bagian ini dikemukakan teori penerapan pembelajaran CTL, Teori Hukum Ohm dan kerangka berfikir sebagai berikut :
a. Penerapan Teori Pembelajaran CTL
a. Pengertian pembelajaran CTL.
CTL adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Pengetahuan dan keterampilan siswa diperoleh dari usaha siswa mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan baru ketika ia belajar. Menurut Nurhadi (2002;18) pembelajaran berbasis CTL melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran produktif, yakni : konstruktivisme (Constructiuism), bertanya (Questionening), menemukan (Inquiry), masyarakat belajar (Learning kommuniti), pemodelan (Modeling), dan penilaian sebenarnya ( Authentic Asseessment), Refleksi (Reflection)   
b. Ciri – cirri pembelajaran CTL. 
Sebuah kelas dikatakan menggunakan pendekatan CTL, jika telah menerapkan ketujuh komponen CTL yaitu 
1. Konstruktivisme ( Constructivisnm) 
Konstruktivisme  merupakan landasan berfikir CTL, yang prinsipnya menyatakan bahwa pengetahuan dibangun oleh manusi sedikit demi sedikit, hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak sekonnyong-konyong. Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta, konsep, atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. Manusia harus mengkonstruksi pengetahuan itu dan memberikan makna melalui pengelaman nyata. 
Pengetahuan tumbuh dan berkembang melalui pnegelaman. Pemahaman berkembang semakin  dalam dan semakin kuat, apabila selalu diuji dengan pengelaman  yang baru. Menurut Pieget manusia memiliki struktur pengetahuan dalam  otaknya. Seperti kotak-kotak yang berisi informasi bermakna berbeda-beda. Setiap pengalaman baru dihubungkan dengan struktur pengetahuan tersebut, sehingga terjadi pengembangan struktur dengan cara asimiliasi atau akomodasi. 
Dalam pandangan konstruktivisme, strategi memperoleh lebih diutamakan dibandingkan dengan seberapa banyak siswa memperoleh dan mengingat pengetahuan. 

2. Bertanya (Questionening),
Bertanya merupakan strategi  untama dalam CTL, sebab pengetahuan yang dimiliki seseorang selalu dari bertanya
Bertanya dalam pembelajaran dipandang sebagai kegiatan guru untuk mendorong, membimbing dan menilai kemampuan  berpikir siswa. Bagi siswa, kegaiatn bertanya merupakan bagian penting dalam melaksanakan pembelajaran yang berbasis inquiry yaitu menggali informasi, mengkonfirmasikan apa yang sudah diketahui dan mengarahkan perhatian pada aspek yang belum diketahui. 

3. Menemukan (Inquiry)
Menemukan merupakan bagian inti dari CTL. Sebab pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa diharapkan bukan hasil mengingat seperangkat fakta-fakta, tetapi hasil dari menemukan sendiri seperti layaknya cara kerja seorang ilmuan  dengan metode ilmiah dan pendekatan keterampilan prosesnya.

4. Masyarakat Belajar (Learning Kommuniti)
Berdasarkan pemahaman bahwa sesungguhnya belajar  adalah suatu proses social, maka konsep masyarakat belajar menayarankan agar hasil pembelajaran diperoleh dari kerjasama dengan orang lain.  Sebab secara teori siswa lebih mudah menemukan dan memahami konsep-konsep yang sulit jika mereka saling mendiskusikan masalah tersebut dengan temannya. 
Dalam masyarakat belajar setiap anggota kelompok terlibat secara aktif  dalam komunikasi pembelajaran saling belajar. Kegiatan saling belajart ini bisa terjadi apabila tidak ada pihak yang dominant dalam komunikasi, tidak ada pihak yang merasa segan untuk bertanya, tidak ada pihak yang menganggap paling tahu, semua pihak harus mau saling mendengarkan  dan  merasa bahwa orang lain memiliki pengetahuan, pengalaman, atau keterampilan yang berbeda  yang perlu dipelajarai. 

5. Pemodelan (Modeling)
Dalam suatu pembelajaran keterampilan atau pengetahuan, tertentu, ada model yang bisa ditiru. Karena model itu bisa berupa cara mengoperasikan atau mengerjakan suatu, maka guru memberikan model tentang bagaimana cara belajar dalam CTL, guru bukan satu-satunya model, bias saja karena keahliannya, siswa atau anggota masyarakat lainnya menjadi model dalam suatu pembelajaran. 

6. Refleksi (Reflection)   
Refleksi adalah cara berfikir tengtang apa yang baru dipelajari, atau berpikir kebelakang tentang apa-apa yang sudah kita lakukan dimasa yang lalu, Refleksi merupakan respon terhadap kejadian, aktivitas, atau pengetahuan yang baru diterima.
Karena pengetahuan yang bermakna diperoleh dari proses, maka kunci refleksi adalah bagaimana   pengetahuan itu mengendap dibenak siswa, dan siswa mencatat apa yangsudah dipelajari dan bagaimana merasa ide-ide baru. laporan ptk ipa Fisika smp



7. Penilaian Sebenarnya ( Authentic Asseessment)
Penelitian autentik bertujuan untiuk menyediakan informasi  yang absah dan akurat mengenai apa yang benar-benar diketahui dan dapat dilakukan oleh siswa atau tentang kualitas program pendidikan.  Penilaian sejauh mana pengetahuan dan keterampilan dipelajari dengan baik dan berarti termasuk juga pemanfaatanya didalam suatu kontek kehidupan nyata yang bermakna. 
Penilaian adalah proses pengumpulan berbagai data yang bisa memberikan gambaran perkembangan belajar siswa. Karena penilaian menekankan proses pembelajaran dab kemajuan belajar dinilai dari proses (bukan hasil), maka data yang dikumpulkan harus diperoleh dari kegiatan nyata yang dikerjakan siswa pada saat melakukan proses pembelajaran. Gambaran tenatang kemajuan belajar itu diperlukan disepanjang proses pembelajaran, tetap[I harus dilakukan bersama secara terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran. Download referensi judul PTK
Strategi yang cocok untuk penilaian autentik adalah kombinasi dan beberapa teknik penilaian seperti penilaian kinerja, observasi  sistematik, portofolio, jurnal dan lain-lain. 

c. Langka- langkah Pembelajaran CTL. 
Usaha yang harus dilakukan untuk menerapkan CTL dalam pembelajaran dikelas adalah sebagai berikut : 
1. kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri dan berkonstruksi sendiri pengetahuan dan keteram, pilihan barunya. 
2. laksanakan sejauh mungkin kegiatan inquiri untuk semua topic. ptk ipa fisika smp pdf
3. Kembangkan siklap ingin tahu siswa dengan bertanya.
4. Ciptakan masyarakat belajar (belajar dalam kelompok-kelompok)
5. Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran
6. lakuakn refleksi diakhir peretmuan 
7. lakukan penilaian sebenarnya dengan berbagai cara.

d. Karakteristik Pembelajaran CTL
1) Kerjasama 
2) Saling menunjang 
3) Meneyenangkan, tidak membosankan  ptk fisika smp download
4) Belajar dengan bergairah 
5) Pembelajaran terintegrasi 
6) Menggunakan berbagai sumber 
7) Siswa aktif 
8) Sharing dengan teman 
9) Siswa kritis guru kreatif 
10) Dinding dan lorong-lorong penuh dengan hasil kerja siswa,peta-peta, gambar, artikel, humor dll
11) Laporamn kepada orang tua bukan hanya raport  tetapi hasil karya siswa, laporan hasil praktikum, karangan siswa, dll contoh ptk ipa smp download

e. Kelebihan – kelebihan   Pembelajaran CTL. 
1. Siswa secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran 
2. siswa belajar dari teman melalui kerja kelompok, diskusi, saling mengoreksi 
3. Pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata dan atau masalah yang simulasikan
4. Perilaku dibangun atas kesadaran diri 
5. keterampilan dikembangkan atas dasar pemahaman 
6. hadiah untuk perilkau baik adalah kepuasan diri 
7. pemahaman rumus dikembangkan atas dasar skemata yang sudah ada dalam diri siswa. 
8. pemahaman rumus itu relative berbeda antara siswa yang satu dengan lainnya, sesuai dengan skemata siswa (on going process of development) 
9. siswa menggunakan kemampuan berpikir kritis, terlibat penuh dalam  mengupayakan terjadinya proses pembelajaran yang efektif. Ikut bertanggung jawab  atas terjadinya proses pembelajaran yang efektif, dan membawa skemata masing-masing ke dalam proses pembelajaran. 
10. Penghetahuan yang dimiliki manusia di kembangkan oleh manusia itu sendiri. Manusioa menciptakan atau membangun pengetahuan dengan cara memberi arti dan memahami pengalaman.


f. Kelemahan – kelemahan Pembelajaran CTL
Kelemehan Dari pembelajaran CTL antara lain. 
1) Sulitnya menyediakan buku – buku sumber tambahan selain buku sumber yang sudah ada dan ditetapkan untuk setiap kelompok 
2) Penggunaan waktu yang kurang efisien karena siswa dibiarkan sendiri untuk menemukan jawaban 
3) Tidakl semua sekolah memiliki laboratorium yang lengkap dengan alatnya, sehingga pada pembelajaran fisika tidak mencapai hasil yang maksimal, karena siswa hanya mendapat teori tanpa melakukan praktek
Dari tujuh komponen CTL yang diuraikan diatas, peneliti hanya akan menggunakan dua komponen saja, menemukan (inquiri) dan masyarakat belajar ( Learning Community) , karena dalm pembelajaran Hukum Ohm dengan melalui praktikum diharapkan siswa dapat menemukan sendir pengetahuan dan keterampilan seperti layaknyta seorang ilmuan dan diharapkan siswa dapat bekerjasama dengan orang lain. Sebab secara teori siswa lebih muda menemukan dan memahami konsep-konsep yang sulit jika mereka saling mendiskusikan masalah tersebut dengan temannya.  

Download Penelitian Tindakan Kelas SMP kelas 9

BAB III
PELAKSANAAN PENELITIAN 

A. Lokasi Dan Waktu Penelitian 

` Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 18 Kota Cirebon pada
Semester ganjil tahun pelajaran 2006 – 2007. Waktu yang dibutuhkan dalam penelitian ini selama satu bulan, dengan dua siklus tindakan, siklus pertama dilaksanakan selasa,tanggal 24 oktober 2007, dan siklus kedua selasa, 31 oktober 2007. PTK lengkap dalam bentuk DOC

B. Subjek Penelitian 

Penelitian dilaksanakan di kelas IX C. KelasIX C dipilih secara acak, dengan kemampuan yang heterogen. Siswa kelas IXC berjumlah 38 siswa, terdiri dari 16 perempuan dan 22 laki-laki.
Penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan penerapan pembelajaran CTL.Kelas dibagi menjadi  8 kelompok, 6 kelompok beranggotakan 5 orang, dan 2 kelompok beranggotakan 4 orang. PTK Fisika Kelas 9
Setiap kelompok anggotanya heterogen, baik kemampuan akademik maupun jenis kelaminnya.
Bahan ajar yang di ajarkan mengenai hokum Ohm:
1. Menyelidiki hubungan antara kuat arus dengan beda potensil pada sebuah kawat penghantar.
2. Menyelidiki hubungan antara beda potensial,kuat arus dan hambatan.
3. Menulis persamaan hukum ohm secara matematis. Judul PTK Fisika Lengkap 

C. Prosedur Penelitian 

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas Terdiri dari dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan satu kali tatap muka, Pada siswa kelas IX C di SMPN 18 Cirebon dengan dua observer, menggunakan instrument observasi berisi indicator –indikator tentang pembelajaran yang mendorong siswa untuk berani bertanya berpendapat. Penelitian ini berisi tahapan-tahapan: perencanaa, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Download PTK SMP


Referensi Judul PTK Fisika

DAFTAR PUSTAKA 


Budi Prasodo (2005). Teori Dan Aplikasifisdika Bogor.yudhistira 

Depdiknas. (2002). Pendekatan Konstektual. Dirjen Pendidikan dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama. Jakarta

Nurhadi, (2000) Pendekatan KOnstektual , makalah Pada Penetepan InstrukturCTL Jakarta. Depdiknas 

Shrie Laksmi Saraswati. (2004). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung 

Sri Redzeki, (2007) Pengembangan Kompetensi GuruIPA Dalam Implementasi KTSP, makalah pada seminarNasional,Cirebon STAIN

Zainal Aqib. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung. YRAMA WIDYA. 



Terima kasih telah berkunjung di Asri Yulian Blog yang membahas DOWNLOAD JUDUL PTK FISIKA SMP Kelas 9 LENGKAP. Semoga PTK IPA Terpadu (Fisika) ini dapat membantu Anda dalam penyusunan laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Jika berkenan, mohon bantuannya untuk memberi vote Google + Rekomendasikan ini di Google untuk halaman ini dengan cara mengklik tombol G+ di bawah. Jika akun Google anda sedang login, hanya dengan sekali klik voting sudah selesai. Terima kasih atas bantuannya.