Senin, 05 September 2016

REFERENSI JUDUL JUDUL PTK PKN SMP KELAS VIII

REFERENSI JUDUL PTK PKN SMP LENGKAP- Pada kesempatan ini kami mengucapkan  terima kasih kepada berbagai pihak yang telah turut aktif dalam penyusunan Referensi Judul PTK PKn pendidikan kewarganegaraan SMP dan dalam penyusunan laporan PTK ini. Semoga kebaikannya dapat diterima Tuhan. Referensi PTK PKn pendidikan kewarganegaraan ini masih memiliki bebagai kekurangan. Namun demikian, diharapkan semoga Referensi PTK PKn SMP ini memiliki manfaat yang sebesar-besarnya dalam memajukan pendidikan di Indonesia. .

Dalam rangka membantu para guru PKn dalam memberikan referensi Penelitian Tindakan Kelas SMP Kelas 7 8 9 berikut kami berikan Judul-Judul  PTK PKn SMP Kelas 8 lengkap yang telah disusun oleh para pengembang kurikulum tingkat propinsi. Untuk dijadikan contoh atau referensi guru dalam penyusunan PTK PKn tingkat provinsi masing masing.

Adapun maksud dan tujuan dari penyusunan laporan penelitian tindakan kelas PKn SMP ini adalah untuk memberikan informasi beberapa temuan yang telah diperoleh sehingga dapat dijadikan bahan kajian rekan-rekan guru dalam menyampaikan bahan maple PKn khususnya SMP kelas 8, dengan referensi judul PTK PKn SMP proses ajar akan lebih berjalan dan siswa diharapkan dapat memahami pembelajaran PKn lebih cepat.

Laporan PTK Matepelajaran pendidikan kewarganegaraan ini masih memiliki bebagai kekurangan. Namun demikian, diharapkan semoga referensi judul PTK PKn SMP ini memiliki manfaat yang sebesar-besarnya dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. 

 Laporan penelitian tindakan kelas ini membahas Mapel PKn yang diberi judul  “Memahami Keyakinan Melalui Metode Belajar Berdasarkan Aktivitas (Bba) Guna Meningkatkan Prestasi Belajar Pkn Pada Siswa Kelas VIII-1 Smp XXXX Tahun Pelajaran 2008/2009 Semester I, untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam kenaikan tingkat dari IV a ke IV b. Disini akan di bahas lengkap.

PTK ini bersifat hanya REFERENSI saja kami tidak mendukung PLAGIAT, Bagi Anda yang menginginkan file PTK PKn 8 SMP lengkap dalam bentuk word dari BAB 1 - BAB 5 untuk bahan referensi penyusunan laporan PTK dapat (SMS ke 0856-42-444-991 dengan Format PESAN PTK 138 SMP).


Penelitian Tindakan Kelas kurtilas


Referensi Abstrak PTK PKn SMP

Pendidikan Kewarganegaraan sangat mendesak sifatnya karena kehidupan moral dan rasa toleransi mulai memudar. Kita tidak menginginkan semua itu terjadi oleh karenanya kita tidak memerlukan mata pelajaran baru. Kita menginginkan semua guru agar berperan serta dalam menanamkan rasa kebangsaan dan moral yang tinggi, untuk mencapai tujuan pendidikan sebenarnya yang dilakukan di sekolah melalui kegiatan belajar-mengajar. Maka berbagai bagian pembelajaran yang sangat diperlukan dapat dititipkan kepada semua pelajaran yang lain. Sehingga bukan cuma Pendidikan Kewaganegaraan saja yang melakukan pembelajaran tersebut. Referensi PTK Kelas VIII

Sedangkan prinsip-prinsip berdasarkan kegiatan belajar mengajar antara lain Berpusat pada peserta didik, Mengembangkan kreatifitas peserta didik, Menciptakan kondisi menyenangkan dan menantang, Mengembangkan beragam kemampuan yang bermuatan nilai, Menyediakan pengalaman belajar yang beragam, Belajar melalui berbuat. Judul-Judul Referensi PTK PKn

Jadi berdasarkan pada konsep ini : Belajar itu mengajak orang terlibat sepenuhnya. Belajar Berdasar Aktivitas (BBA) berarti bergerak aktif secara fisik ketika belajar, dengan memanfaatkan indra sebanyak mungkin, dan membuat seluruh tubuh / pikiran terlibat dalam proses belajar. Judul PKn SMP Kelas 

Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 101 Jakarta yaitu pada siswa kelas VIII-1 semester I tahun pelajaran 2008/2009, penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dimulai pada pertengahan bulan September hingga pertengahan bulan Desember 2007. Jenis kelas adalah kelas mixed ability atau kelas yang komposisi siswanya memiliki tingkat kecerdasan yang beragam (bervariasi). Dengan jumlah 42 siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 101 Jakarta. Penelitian dilakukan terhadap proses belajar mengajar di kelas VIII-1 mata pelajaran PKn pada bahasan Keyakinan. Referensi Judul-Judul

Dari data hasil pengamatan guru terhadap prestasi belajar mengalami peningkatan kearah positif. Dengan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas yang diterapkan membuat siswa bersemangat dan antusias dalam belajar PKn dengan melihat peningkatan nilai rata-rata ulangan harian kita dapat mengetahui sampai dimana siswa menyukai mata pelajaran PKn, sebagai acuan adalah nilai rata-rata ulangan harian dari sebelum penerapan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas atau sebelum siklus sebesar 46,07 sedangkan pada siklus pertama rata-rata ulangan hariannya menjadi 63,45 dan di akhir penerapan metode BBA pada siklus kedua nilai rata-rata ulangan harian naik menjadi 81.9. Metode Belajar berdasarkan Aktivitas yang ditetapkan ternyata dapat meningkatkan prestasi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan khususnya pada siswa kelas VIII-1 semester I di SMP Negeri 101 Jakarta Tahun Pelajaran 2008/2009.


Judul Judul PTK PKn SMP

A. Latar Belakang

Pendidikan Kewarganegaraan sangat mendesak sifatnya karena kehidupan moral dan rasa toleransi mulai memudar. Kita tidak menginginkan semua itu terjadi oleh karenanya kita tidak memerlukan mata pelajaran baru. Kita menginginkan semua guru agar berperan serta dalam menanamkan rasa kebangsaan dan moral yang tinggi, untuk mencapai tujuan pendidikan sebenarnya yang dilakukan di sekolah melalui kegiatan belajar-mengajar. Maka berbagai bagian pembelajaran yang sangat diperlukan dapat dititipkan kepada semua pelajaran yang lain. Sehingga bukan cuma Penddikan Kewarganegaraan saja yang melakukan pembelajaran tersebut. Contoh Referensi Judul PTK

Sedangkan prinsip-prinsip berdasarkan kegiatan belajar mengajar antara lain Berpusat pada peserta didik, Mengembangkan kreatifitas peserta didik, Menciptakan kondisi menyenangkan dan menantang, Mengembangkan beragam kemampuan yang bermuatan nilai, Menyediakan pengalaman belajar yang beragam, Belajar melalui berbuat.

Pelaksanaan metode pembelajaran apapun yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar Pendidikan Kewargnegaraan, diharapkan selalu mendudukkan peserta didik sebagai pusat perhatian. Peran guru dalam menentukan pola kegiatan belajar mengajar di kelas bukan ditentukan oleh didaktik metodik "apa yang akan dipelajari" saja, melainkan pada "bagaimana menyediakan dan memperkaya pengalaman belajar anak". Pengalaman belajar diperoleh melalui serangkaian kegiatan untuk mengeksplorasi lingkungan melalui interaksi aktif dengan teman, lingkungan, dan nara sumber lain.

Cara mengajar yang menggunakan teknik yang beraneka ragam disertai dengan pengertian yang mendalam dari pihak guru akan memperbesar minat siswa dan akan mempertinggi pula hasil belajaraya. Dengan mengajak, merangsang dan memberi kesempatan kepada siswa untuk ikut serta menggunakan pendapat, belajar mengambil keputusan, bekerja dalam kelompok, membuat laporan dan lain-lain, akan membawa siswa pada suasana belajar yang sesungguhnya bukan pada suasana diajar saja. Referensi Judul Penelitian Tindakan Kelas Berdasarkan dari semua itu, maka perlu dicari langkah-langkah penyelesaian agar siswa tidak merasa enggan dengan mata pelajaran tersebut. 

Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan masih belum terlihat memuaskan karena masih banyak siswa yang belum mengerti dengan apa sebenarnya yang dimaksudkan dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, sehingga masih banyak yang perlu dipahami oleh siswa dalam belajar Pendidikan Kewarganegaraan.

Guna memperoleh prestasi siswa mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan peneliti mencoba menerapkan metode Belajar Berdasarkan Akti vitas, sedangkan sebagai peneliti pembelajaran menggunakan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas Judul PTK PKn yang juga baru peneliti berharap dapat memperoleh hasil yang diharapakan untuk meningkatkan nilai prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan.

Dengan adanya latar belakang masalah di atas, maka penulis mengadakan tindakan kelas yang berjudul : "Memahami Keyakinan Melalui Metode Belajar Berdasarkan Aktivitas (BBA) Guna Meningkatkan Prestasi Belajar Mata PKn Pada Siswa Kelas VIII-1 XXX Jakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 Semester I".

B. Identifikasi Masalah

Masalah yang terlihat atu teridentifikasi dalam latar belakang untuk di teliti adalah :
1. Pendidikan Kewarganegaraan sangat mendesak sifatnya karena kehidupan moral dan rasa toleransi mulai memudar. PTK Pkn kelas 8
2. Prinsip-prinsip berdasarkan kegiatan belajar mengajar antara lain Berpusat pada peserta didik, Mengembangkan kreatifitas peserta didik, Menciptakan kondisi menyenangkan dan menantang, Mengembangkan beragam kemampuan yang bermuatan nilai, Menyediakan pengalaman belajar yang beragam, Belajar melalui berbuat.
3. Meningkatkan Prestasi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menerapkan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas bahasan Keyakinan terhadap siswa kelas VIII-1 XXX Jakarta.

C. Batasan Masalah Penelitian

Mengingat keterbatasan waktu, biaya, tenaga dan pengetahuan yang ada pada diri penulis, maka dalam pelaksanaan tindakan kelas ini membahas belajar dengan aktivitas pengerjaan tugas Tanya jawab serta diskusi, dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII-1 semester I SMP Negeri 101 Jakarta tahun pelajaran 2008/2009.

D. Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang akan dilakukan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini ialah : Apakah penerapan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas (BBA) dapat meningkatkan prestasi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bahasan Keyakinan pada siswa kelas VIII-1 semester I SMP Negeri 101 Jakarta tahun pelajaran 2008/2009.

E. Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini antara lain:
1. Siswa dapat menerima pembelajaran bahasan Keyakinan.
2.   Siswa dapat menerima dan menjelasakan semua bahasan yang ada dalam pembahasan.
3. Dapat meningkatkan prestasi belajar siswa sehingga bisa menyumbangkan pemikiran terhadap sekolah tentang metode pembelajaran yang variatif untuk di gunakan dalam penyampaian materi pembelajaran
4.   Sebagai salah satu syarat untuk kenaikan pengkat jabatan guru

F. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diperoleh dari penetian dengan menggunakan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas ini antara lain :
1. Proses belajar mengajar Pendidikan Kewarganegaraan tidak lagi monoton.
2. Ditemukan strategi pembelajaran  yang tepat,  tidak konvensional, tetapi bersifat variatif.
3. Keaktifan   siswa  dalam   mengerjakan  tugas  mandiri   maupun  kelompok meningkat.
4. Keberanian  siswa  mengungkapkan  pendapat,   ide,  pertanyaan  dan  saran meningkat.
5. Kualitas pembelajaran PKn meningkat.
6. Prestasi siswa untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meningkat.


Referensi Judul PTK PKn SMP

A. Tinjauan Kesputakaan contoh proposal ptk pkn smp

Makna  Keyakinan  dan   Ketakwaan   terhadap   Tuhan   YME,   serta  Jaminan Pancasila   dan   UUD   1945   Mengenai   Kebebasan   Memeluk  Agama   dan Menjalankan Ibadah1. Makna Keyakinan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, karena dikaruniai cipta rasa, dan karsa. Judul Referensi PTK SMP Manusia dengan segala kelebihannya mempunyai kewajiban untuk memiliki keyakinan dan ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Keyakinan tersebut harus diwujudkan dengan tindakan, tidak cukup dengan kata-kata. 

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius, sejak dahulu kala sudah mempunyai keyakinan terhadap sang pencipta melalui kepercayaan animisme dan dinamisnie yang akhirnya berkembang menjadi paham monotheisme. Istilah paham monotheisme yaitu percaya adanya Tuhan Yang Maha Esa yang menciptakan alam semesta.beserta isinya.

Dalam sejarah Indonesia berturut-turut bangsa kita berkenalan dan kemudian menganut agama Hindu mulai abad IV Masehi, agama Budha mulai abad VI, agama Islam pada abad VII dan XII, kemudian agama Nasrani abad XV Masehi. Bangsa Indonesia dengan mudah dan damai menerima agama—agama yang dikenal di tanah air. Kita menyadari bahwa agama-agama tersebut mengajarkan agar umat manusia berbuat kebajikan dan memiliki kasih sayang antar sesama manusia, persaudaraan dan perdamaian. 2.  Contoh Judul PTK PKn Jaminan Kebebasan Memeluk Agama dan Menjalankan Ibadah.

Negara Indonesia adalah negara yang percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa. Negara mengakui adanya lima agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha. Setiap warga negara Indonesia dijamin kebebasannya untuk memeluk salah satu agama dan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.

C. Tinjauan Metode Pembelajaran ptk pkn smp doc

Proses pembelajaran adalah fenomena yang komplek. Sehingga segala sesuatunya berarti setiap kata, pikiran tindakan atau asosiasi dan sampai sejauh mana untuk menggubah lingkungan, presentasi dan rancangan pengajaran, "sejauh itu pula proses pembelajaran berlangsung. savi adalah pengubah belajar yang meriah dengan segala nuansanya. savi berfokus pada hubungan dinamika dalam gerak fisik dengan aktivitas intelektual-interaksi yang mendirikan landasan dan kerangka untuk belajar. savi adalah ilmu pengetahuan dan metodologi yang menggabungkan gerak fisik dengan aitivitas intelektual dan penggunan semua indra dapat berpengaruh besar pada pembelajaran.

Savi berdasarkan pada konsep ini : Belajar itu mengajak orang terlibat sepenuhnya. Belajar Berdasar Aktivitas (BBA) berarti bergerak aktif secara fisik ketika belajar, dengan memanfaatkan indra sebanyak mungkin, dan membuat seluruh tubuh / pikiran terlibat dalam proses belajar.

Model   pembelajaran   yang   dilaksanakan   dalam   belajar  berdasarkan aktivitas,   yang  dikenal   dengan   istilah  Kerangka  Perancangan  Pengajaran, dilaksanakan dengan urutan yang disingkat dalam akronim "SA VI". Di bawah ini adalah tinjauan sekilas mengenai SAVI dan maknanya : 

- Somatis, Belajar dengan bergerak dan berbuat.
-   Auditor, Belajar dengan berbicara dan mendengar.
-     Visual, Belajar dengan mengamati dan menggambarkan.
- Intelektual, Belajar dengan memecahkan masalah dan merenung.

Dalam kegiatan pembelajaran pemilihan model pembelajaran yang tepat sangat penting dari seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran. Dari model-model pembelajaran yang ada model belajar berdasarkan aktivitas memiliki beberapa kelebihan. Bobbi Deporter (2001 : 88) menyampaikan bahwa apapun mata pelajaran, tingkat kelas, atau pendengar, kerangka (model pembelajaran) ini menjamin siswa menjadi tertarik dan berminat pada setiap pelajaran.

D. Tinjauan Belajar dan Prestasi Belajar download ptk pkn smp pdf 

Disini nanti akan dipisahkan mengenai pengertian belajar dan prestasi belajar secara sendiri-sendiri, karena belajar merupakan kegiatan awal sedangkan prestasi belajar merupakan hasil akhir dari kegiatan belajar. Pengertian Belajar

Pengertian belajar menurut Prof. Dr S. Nasution ialah : "Suatu proses yang menimbulkan kelakuan baru atau mengubah kelakuan lama sehingga seseorang lebih mampu menghadapi situasi dalam hidupnya.". Atau dapat disimpulkan bahwa belajar adalah : "Suatu aktifitas yang menimbulkan perubahan pada diri individu yang belajar dari belum mampu/tahu sesudah mampu/tahu atau bisa diartikan pula merupakan penyempurnaan dari hal-hal yang pernah dipelajari".

Teori belajar disebut juga dengan teori perkembangan mental. Teori belajar menguraiakan tentang kegiatan mental anak apa yang dapat ia lakukan pada usia (pada perkembangan mental) tertentu. contoh ptk pkn smp

Disini tidak dibicarakan mengenai prosedur mengajar dan tujuan mengajar, tetapi yang dibicarakan adalah apa yang akan terjadi dan diharapkan terjadi pada mental anak.

Mengenai teori belajar ini ada seorang ilmuan yang mengemukakan tentang teori perkembangan mental yaitu Piget ia mengemukakan : "struktur intelektual dibentuk didalam individu sehingga individu itu berinteraksi dengan lingkungannya. Struktur yang tumbuh itu akan meningkatkan kemampuanya untuk mengatasi perkembangan lingkunganya semakin pelik." Prestasi Belajar

Sedangkan pengertian prestasi belajar menurut beberapa ilmuan Indonesia adalah: 
1. Winarno Hemiseno
Prestasi belajar adalah "hasil yang diperleh oleh seseorang setelah mengikuti pendidikan ataupun latihan tertentu. Ini dapat memberikan hasil tes pada akhir pendidikan itu".
2. Drs Sumartono

Prestasi belajar adalah "suatu nilai yang menunjukkan hasil yang tertinggi dalam belajar yang dicapai menurut kemampuan anak dalam mengerjakan sesuatu pada saat tertentu".

Dari dua pendapat ilmuan diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan Prestasi belajar adalah "suatu nilai atau hasil tertinggi yang dicapai setelah seseorang mengikuti suatu proses belajar. Mengajar  atau setelah mengikuti jenjang pendidikan tertentu."

Dari hasil belajar/prestasi belajar inilah yang nantinya dapat menentukan anak didik dapat melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi lagi atau naik/tidak naik kelas dan lulus atau tidak lulus kelas.

E.Hipotesis Tindakan


Hipotesis merupakan suatu kesimpulan yang bersifat sementara, bisa juga diartikan sebagai kesimpulan yang masih harus dibuktikan atau diuji kebenarannya. Berdasarkan hal tersebut maka penulis membuat suatu hipotesis sebagai keyakinan dasar untuk mengadakan penelitian.

Maka yang menjadi hipotesis dalam penelitian ini adalah Memahami Keyakinan Melalui Metode Belajar Berdasarkan Aktivitas Dapat Meningkatkan Prestasi Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Pada Siswa Kelas VIII-1 Semester I SMP Negeri 101 Jakarta Tahun Pelajaran 2008/2009. ptk pkn smp lengkap 

Referensi Judul Penelitian Tindakan Kelas PKn SMP

B. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang dikemukkan pada bagian sebelumnya dapat dikemukakan kesimpulan sebagai berikut:
1. Metode Belajar Berdasarkan Aktivitas atau SAVI (Somatis, Auditor, Visual dan Intelektual) dapat dan mudah untuk dilaksanakan dalam proses pembelajaran dikelas. Referensi Penelitian Tindakan Kelas
2. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sudah dapat diatasi dengan menggunakan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas (BBA).
3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan penerapan metode Belajar Berdarkan Aktivitas ternyata bisa meningkatkan prestasi belajar siswa.
4. Nilai rata-rata ulangan harian pada penelitian yaitu pada saat sebelum siklus sebesar 46,07 dan menjadai 63,45 pada siklus kesatu, sedangkan pada akhir penerapan metode Belajar Berdasarkan Akativitas di siklus kedua nilai rata-rata ulangan hariannya menjadi 81,9.
5. Penggunaan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas dalam pengajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat menambah pengalaman guru sehingga dalam pengajaran tidak mononton.

C.Saran-Saran

Dengan memperhatikan kesimpulan di atas dapat dikemukakan saran, bahwa dengan memperhatikan pentingnya nilai penggunaan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas atau SAVI dalam pembelajaran, maka disarankan kepada para guru/pengajar hendaknya menggunakan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas ini sebagai bagian dari setiap kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Namun demikian hendaknya diingat, bahwa penggunaan metode Belajar Berdasarkan Aktivitas tersebut harus dilakukan secara professional dan di skenariokan secara tepat demi untuk memanfaatkan yang optimal dalam pembelajaran yang dilakukan.

Contoh Referensi Judul Judul PTK

Bimo Walgito, Drs. Pengantar Psikologi Umum. Fak. Psikologi UGM, Yogyakarta, 1975. contoh ptk pkn smp kelas 8

Winarno  Surakhmad,  Prof, Dr. Pengantar Interaksi Belajar Mengajar, Tarsito Bandung, 1986.

Hadi, Sutrsino, Metodologi Research, Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta, 1981.

Ismail, Imaduddin, Pengembangan Kemampuan Belajar Pada Anak-Anak, Bulan Bintang, Jakarta, 1980.

Bahari, Siful Djamaroh, 2000, Guru dan Anak Didik, Jakarta, Rineka Cipta

Depdiknas, 2004 dan 2006, Konsep Dasar Pendidikan Kewarganegaraan (P503), Jakarta, Depdikans

Depdiknas, 2004 dan 2006, Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaan (PS49), Jakarta, Depdiknas

Depdiknas, 2004, Teori Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PSO2), Jakarta, Depdiknas

Depdiknas, 2003, Undang- Undang RI No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta, Depdiknas

Suyanto, 2004, Inovasi Pembelajaran : Disampaikan pada symposium Guru SMP Tingkat Nasional Ke VII di Bogor, Yogjakarta, UNY

Drs. Muhammad Yahya, Talenta Supra Pendidikan Kewarganegaraan kelas VIII, Putra Manggala, Surakarta Jawa Tengah 2006.

BSNP. 2006. Kudkulum Tingkat Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Menengah Pertama Kelas VIII. Jakarta: BSNP

Gino, SPd. 2004. Pengetahuan Kewarnegaraan Kelas 8 SMP. Jakarta: Yudistira. ptk pkn smp kelas 7 8 9

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 2006. Sekretariat Jendral MPRRI.

Wijianto. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMP dan MTs kelas VIII. Jakarta: Piranti. 






Terima kasih telah berkunjung di Asri Yulian Blog yang membahas Referebsu Judul-Judul PTK PKn SMP Kelas VIII. Semoga PTK pendidikan kewarganegaraan (PKn) ini dapat membantu Anda dalam penyusunan laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Jika berkenan, mohon bantuannya untuk memberi vote Google + Rekomendasikan ini di Google untuk halaman ini dengan cara mengklik tombol G+ di bawah. Jika akun Google anda sedang login, hanya dengan sekali klik voting sudah selesai. Terima kasih atas bantuannya.